SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN DAKWAH 2025 dengan judul 'Optimalisasi Manajemen Dakwah untuk Meningkatkan Kualitas Gen Z dalam Menjawab Tantangan Society 5.0'
Seminar Nasional Manajemen Dakwah “Optimalisasi manajamen dakwah untuk meningkatkan kualitas Gen z dalam menjawab tantangan era society 5.0”
Pada hari Senin, 02 Juni 2025, telah dilaksanakan Seminar Manajemen Dakwah dengan tema “Optimalisasi Manajamen Dakwah untuk meningkatkan kualitas Gen z dalam menjawab tantangan era society 5.0” Bersama dua pemateri yang sangat Istimewa dari MC istana Negara, TV Voice over motivator parening speaker hingga penulis dan presenter NU Online PBNU.
Acara dimulai pada jam 08.30 diawali dengan pembukaan, kemudian sambutan-sambutan, sambutan yang pertama oleh ketua panitia Seminar Nasional (Ahmad Nahidh) kemudian sambutan oleh ketua HMPS Manajemen dakwah (Maulana Firmansyah) sambutan selanjutnya oleh oleh Bapak Dekan Fakultas Dakwah (Prof. Dr. Adang Kuswana, M.Ag) sekaligus membuka acara Seminar Nasional dilanjutkan sambutan oleh Bapak Kaprodi Manajemen Dakwah (Sutrisno, M.Pd. I.
Acara ini dihadiri mahasiswa umum yang antusias untuk membahas tentang bagaimana manajemen dakwah dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas Gen Z dalam menghadapi tantangan era Society 5.0.
Acara dimeriahkan dengan persembahan tari “Geol Denok” oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa HMPS Manajemen Dakwah.
Pemateri yang pertama yaitu Bapak Ulin Nuha Karim, S.Pd. I. yang membahas mengenai Dakwah ala gen z dalam memahami medan dan bijak dalam berperan. Ada 3 elemen yang beliau sampaikan mengenai Manajemen Dakwah yaitu, Perencanaan (Planning), Implementasi (Action), dan Evaluasi (Evaluation). Dakwah ala gen z menyambut era society 5.0 lewat media, jika pada zaman Nabi itu penyebaran dakwah secara rumah ke rumah, tetapi untuk sekarang dakwah bisa dilakukan dengan berbagai metode yang mudah diakses.
Pemateri kedua juga tak kalah menarik, beliau Bapak Heppy Chandrayana, M.I.KOM. beliau memaparkan materi sangat luarbiasa hingga membuat audiens terpukau dan tersentuh hatinya, melalui instrumen haru dan sepatah dua patah kata kata motivasi yang melintas. Ada kata kata dari beliau yakni "sebuah silent memang sangat tajam namun, ia tidak dapat untuk menenangkan pohon, sebuah kapak memanglah kuat, tapi ia tidak bisa digunakan untuk mencukur rambut. Begitupun juga manusia, setiap orang tajam pada bidangnya masing masing dan pada keadaan tersebut mereka merasa tumpul karena itu bukan bidangnya". Beliau sangat unik dan kreatif dalam penyampaiannya sehingga audiens tidak merasa bosan. Dan ditutup dengan menyanyikan lagu yang berjudul “Jangan Menyerah” dengan menyalakan flash hanphone dan melambai-lambai tangan ke atas yang membuat suasanya menjadi lebih hangat.
Komentar
Posting Komentar