Langsung ke konten utama

GENCARKAN INOVASI MANAJEMEN KELEMBAGAAN ISLAM DAN HAJI UMRAH DALAM KUNJUNGAN KONSENTRASI MAHASISWA MANAJEMEN DAKWAH

GENCARKAN INOVASI MANAJEMEN KELEMBAGAAN ISLAM DAN HAJI UMROH DALAM KUNJUNGAN KONSENTRASI MAHASISWA MANAJEMEN DAKWAH

         Foto Dokumentasi hmps MD bersama anggota
                                Baznas di Salatiga, 22 mei 2024

        Foto dokumentasi Hmps MD bersama anggota 
                  Pt.Madinah Iman Wisata Salatiga, 22 mei 2024

   HMPS MD sukses menggelar kegiatan Kunjungan Konsentrasi Manajemen Kelembagaan Islam (MKI) dan Manajemen Haji Umrah (MHU). Kegiatan ini diadakan untuk memberikan pemahaman lebih dalam dan pengetahuan praktis kepada 

Mahasiswa Manajemen Dakwah semester 2 terkait pilihan konsentrasi yang akan ditekuninya 

pada semester 4 mendatang. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 

15.00 WIB itu dilaksanakan di dua tempat berbeda, yakni Baznas Kota Salatiga yang 

berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Sidorejo dan Biro Haji dan Umroh PT. Madinah Iman Wisata 

yang berlokasi di Jl. Tingkir Raya, Kec. Tingkir, Kota Salatiga. Kegiatan ini secara khusus 

menargetkan Mahasiswa Manajemen Dakwah angkatan 2023. Kegiatan ini dibuka dengan 

khidmat oleh Tahsinul Faza selaku Ketua Panitia, Mahsun Alfatah selaku Ketua Umum 

HMPS MD, serta Bapak Sutrisno, M.Pd.I selaku Kepala Program Studi Manajemen Dakwah. 

Kunjungan pertama yang bertempat di Baznas Kota Salatiga menghadirkan Drs. H. 

Darmanto, SE. MP. MM. sebagai pemateri kelembagaan Baznas. Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) merupakan badan resmi kelembagaan Islam yang dibentuk oleh Pemerintah 

berdasarkan 3 dasar hukum berikut: 

1. UU No. 23 Tahun 2011 (tentang pengelolaan zakat);

2. Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 (tentang pelaksanaan UU No. 23 Tahun 

2011);

3. Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2014. 

Beliau menyampaikan bahwa tujuan adanya Baznas ini ialah untuk mensosialisasikan 

rukun Islam ketiga yang berupa penunaian zakat, baik itu zakat fitrah maupun zakat mal. 

     Dengan adanya Baznas, diharapkan pelayanan dan penyaluran dana zakat dapat optimal 

hingga mencapai titik efesiensi dan efektivitas sebagaimana yang diharapkan oleh pengelola 

dan penerima zakat. Azas-azas pengelolaan zakat ini mencakup 7 hal yang berupa: syariat 

Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegritas, dan akuntabilitas. 

Pemateri juga menjelaskan 3 tingkatan Baznas, ialah: Baznas Kabupaten Kota, Baznas 

Provinsi, dan Baznas Pusat. Dalam pengelolaannya, Baznas mengemban 3 prinsip aman 

(Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). 

Baznas Kota Salatiga mencetuskan 5 program besar, yaitu: Salatiga Cerdas, Salatiga 

Sehat, Salatiga Makmur, Salatiga Peduli, dan Salatiga Berkah. Mengenai tugas pokok 

Baznas, pemateri menjelaskan bahwa ada 5 tugas pokok yang wajib terlaksana dalam 

pengelolaan zakat, ialah berupa:

1. Pengumpulan. Pengumpulan dana zakat oleh Baznas yaitu dengan melalui Unit 

Pengumpul Zakat (UPZ) yang dapat terlaksana disemua institusi/masjid. Ada 

sekitar 130 UPZ masjid yang sudah terbentuk. Tak hanya masjid, kini Baznas 

Kota Salatiga telah membentuk UPZ di MTsN Salatiga, Kec. Argomulyo. 

2. Pendistribusian. Penyaluran dana zakat ini ditujukan oleh 8 golongan yang berhak 

menerima zakat, ialah: fakir, miskin, riqab, gharim, mualaf, fi sabilillah, ibnu 

sabil, amil zakat. 

3. Pendayagunaan. Pendayagunaan zakat disalurkan pada 5 program unggulan yang 

dibentuk oleh Baznas Kota Salatiga. 

4. Pelaporan. Pelaporan dan zakat diaksanakan perbulan, triwulan, setiap akhir 

tahun. Laporan ditujukan kepada walikota dan Baznas Provinsi. 

5. Pertanggungjawaban. Atas dasar pertanggungjawaban, Baznas Kota Salatiga 

menanamkan komitmen “lebih amanah, sesuai syariat”. 

Selain penyampaian materi di atas, Baznas Kota Salatiga juga mengajak seluruh 

Mahasiswa MD untuk ikut kontribusi dalam upaya pengimplementasian program ZIS (Zakat, 

Infak, dan Sedekah) dengan cara menyalurkan infak terbaiknya di akhir kegiatan kunjungan 

kelembagaan Islam ini. Adanya upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian 

masyarakat khususnya Mahasiswa MD guna mewujudkan kesejahteraan lingkungan 

sekitanya. 

        Kunjungan kedua yang bertempat di Biro Haji dan Umroh PT. Madinah Iman Wisata 

menghadirkan Bapak Eko Yulianto, S.I.Kom. sebagai pemateri biro haji dan umrah. PT. 

Madinah Iman Wisata merupakan biro haji umrah yang berdiri pada tahun 2000 tepatnya 

pada tanggal 11 Februari 2000 dan sudah terakreditasi A serta memiliki 30 Kantor Cabang di

Indonesia, dan salah satu kantor cabangnya ialah yang terletak di Kota Salatiga ini. Bapak 

Eko menjelaskan manajemen haji umrah terdiri atas 4 ruang lingkup yang berupa: 

manajemen perusahaan, manajemen produk, manajemen layanan, dan manajemen resiko. 

1. Manajemen Perusahaan. Terdiri atas beberapa aspek, yang berupa: deskripsi pasar, 

teknologi yang diperlukan, susunan organisasi perusahaan, dan infromasi struktur 

keuangan. 

2. Manajemen Produk. Terdiri atas beberapa aspek, yang berupa: analisis kebutuhan 

pasar, pengembangan produk inovatif, penetapan harga inovatif, pemasaran 

efektif, dan kemitraan serta kolaborasi. 

3. Manajemen Pelayanan. Terdiri atas beberapa aspek dasar pelayanan, yakni: 

kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, akurasi, keamananan, tanggung jawab, 

kelengkapan sarana dan prasarana, serta kemudahan akses. 

4. Manajemen Risiko. Terdiri atas beberapa aspek yang berupa: identifikasi risiko, analisis risiko, dan strategi. Tujuan dari adanya manajemen risiko ini ialah untuk melindungi aset, mengurangi kerugian, serta meningkatkan keselamatan. 

 Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan Mahasiswa MD angkatan 2023 dapat memutuskan dengan tepat konsentrasi yang akan dipilihnya pada semester 4 mendatang, sehingga akan mengurangi risiko „salah pilih‟ konsentrasi yang akan berdampak kurang baik terhadap proses perkuliahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELANTIKAN ORMAWA FAKULTAS DAKWAH

*Sumber foto arsip Jarkominfo Pelantikan Ormawa Fakultas Dakwah telah sukses diselanggarakan pada Selasa, 03 Februari 2026 di Ruang Pertemuan Lt. 3 Gedung KH. Hasyim Asy’ari. Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor 3, Dekan Fakultas Dakwah, Kaprodi setiap program studi, dan Ormawa Fakultas Dakwah. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan oleh MC formal, pembacaan Ayat suci Alqur'an, menyayikan lagu Indonesia Raya&hymne UIN Salatiga Pembacaan surat keputusan pengurus ORMAWA Fakultas Dakwah masa bakti 2026,Penandatangan berita acara pelantikan, Simbolis; Penyerahan Bendera, Sambutan sekaligus pengarahan Bapak.Roviin M.Ag, do'a dan penutup yang berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Bapak Adang Kuswaya selaku dekan Fakultas Dakwah dalam proses pelantikan berpesan bahwa kepemimpinan mahasiswa harus dijadikan laboratorium kepemimpinan dan pada dasarnya kita semua akan menjadi pemimpin, dan setiap setiap kepemimpinan akan dimintai pertanggun...

Seluruh ORMAWA Fakultas Dakwah UIN Salatiga Paparkan Program Kerja dalam Raker Perdana

*Sumber foto arsip Jarkominfo Salatiga, 07 Februari 2026 – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Dakwah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Organisasi Mahasiswa (ORMAWA). kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh pengurus untuk memaparkan dan menyepakati program kerja selama satu periode ke depan. Bertempat di Ruang Pertemuan Lt. 3 Gedung KH. Hasyim Asy'ari. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta seluruh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di lingkungan Fakultas Dakwah, mulai dari MD, KPI, TI, PI, hingga PMI. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh pimpinan sidang I, pembacaan ayat suci Al-Quran, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UIN Salatiga. Memasuki agenda inti, rapat dibagi ke dalam beberapa tahap sidang pleno: Sidang Pendahuluan: Membahas manual acara dan tata tertib. Sidang Pleno I & II: Penyampaian program kerja dari SEMA dan DEMA Fakultas Dakwah. Sidang Pleno III:...

Divisi SOSGAM Kabinet Cakra Naraya telah melaksanakan proker STUDI KELEMBAGAAN SOSIAL (SKS) di Panti Asuhan Darul Hadlanah NU dan Masjid Al-Atiq Kauman

STUDI KELEMBAGAAN SOSIAL (SKS) di Panti Asuhan Darul Hadlanah NU dan Masjid Al-Atiq Kauman Studi Kelembagaan Sosial (SKS) ini merupakan progam kerja dari divisi sosial dan keagamaan yang telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025. Studi kelembagaan sosial ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di Panti Asuhan Darul Hadlanah NU dan Masjid Al-Atiiq Kauman. Sebelum pergi ke Panti asuhan Darul Hadlanah NU melaksanakan pembukaan bersama kaprodi Manajemen Dakwah Bpk. Ahmad Minan Zuhri, M. Si. bertempat di Masjid Ar-Rahman Kampus 3 UIN Salatiga. Kaprodi memberikan sambutan serta wejangan kepada para panitia dan peserta.  Panti asuhan Darul Hadlanah NU sendiri berdiri pada tahun 2008 dan didirikan oleh Bpk. Dr. Muhammad Gufron Ma'ruf. Panti ini merupakan lembaga sosial yang dibawah naungan pengurus MWC NU Salatiga, dan diresmikan oleh PBNU Jawa Tengah pada tahun 2008. Untuk kepengurusan yang ada di Panti asuhan Darul Hadlanah NU sendiri yaitu dari mahasiswa UIN Salatiga yang berdomisili se...