Langsung ke konten utama

STUDI KELEMBAGAAN ISLAM: PONDOK PESANTREN AN-NUR CANDIREJO

 Juni 26, 2023

Foto bersama pengasuh pondok pesantren AN-Nur

Latar belakang berdirinya PP An-Nur sedikit unik, karena pada saat itu sekitar tahun 80-an Abah dari Gus Faqih masih berada di Pondok Pesantren. Dan Abah dari Gus Faqih pulang karena bapaknya meninggal dan kala itu mau tidak mau Abah dari Gus Faqih harus meneruskan menjadi pengasuh Pondok An-Nur. Kala itu Pondok An-Nur belum berbentuk Pesantren melainkan hanya sebuah bangunan kecil seperti rumah. Kala itu 10 orang santri ingin belajar agama dan menginap, karena kasihan akan santri yang tidur di emperan, maka dibangunlah banyak bangunan sebagai tempat istirahat santri yang kemudian lama-kelamaan menjadi sebuah Pondok Pesantren.

Kemudian diberi nama Pondok Pesantren An-Nur karena pendiri memiliki tujuan agar Pondok An-Nur mampu menjadi penerang dalam kegelapan. Seperti pada zaman Rasullullah, Desa Candirejo dulunya juga merupakan desa yang penuh dengan kegelapan. Mulanya Desa Candirejo bernama Candi Asu yang mana masyarakatnyapun berperilaku seperti asu atau anjing. Dengan berdirinya Pondok An-Nur ini masyarakat berubah dari kegelapan dan mulai menjalankan syari’at islam dan dari situlah desa Candi Asu berubah nama menjadi desa Candirejo. Karena Pondok An-Nur ingin menjadi Rahmatan Lil Alamin bagi masyaraknya,

Adapun strategi yang diterapkan Pondok An-Nur dalam menerapkan konsep Rahmatan Lil Alamin kepada masyarakatnya baik masyarakat muslim maupun non muslim adalah :

Sesuai dengan ide dan kemampuan masing-masing yang tentunya tujuannya hanya kepada allah

Tasawuf : bagaimana cara orang-orang terlebih non-islam itu nyaman dan tenang terhadap kita. Karena ketika seseorang sudah nyaman dan senang dengan kita maka akan nambah dengan artian akan semakin penasaran terhadap segala hal yang kemudian bisa dijadikan cara untuk menjadikannya masuk islam.

Tidak memandang apapun latar belakangnya. Siapapun orangnya yang penting masih sama-sama manusia maka akan tetap di ajari

Metode santri loreng (larahan orang-orang yang tercoreng) yang mana itu adalah sebuah kumpulan para pemuda yang dipandang sebelah mata dan kemudian di rangkul di ajari menjadi lebih baik.

Setelah meninggalnya Abah dari Gus Faqih kepemimpinan pondok An-Nur diteruskan oleh Gus Ali Munabah sampai sekarang. Dan untuk bagian kesantrian dipegang oleh Gus Faqih Adullah. Kepengurusan dipegang oleh mahasiswa semester akhir yang mana setiap tahunnya mengalami pergantian struktur. 

Pondok An-Nur sangat menekankan pendidikan yang meningkatkan kekuatan mental, yaitu dengan mengirimkan para santrinya ke desa-desa untuk berjuang di sana menyebarkan agama islam. Santri dari Pondok An-Nur seringkali dikirimkan untuk mengisi sebuah kajian, khutbah dan lain sebagainya. Hal itu diperuntukkan agar para santri benar-benar bisa menjadi Rahmatan Lil Alamin bagi masyarakatnya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELANTIKAN ORMAWA FAKULTAS DAKWAH

*Sumber foto arsip Jarkominfo Pelantikan Ormawa Fakultas Dakwah telah sukses diselanggarakan pada Selasa, 03 Februari 2026 di Ruang Pertemuan Lt. 3 Gedung KH. Hasyim Asy’ari. Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor 3, Dekan Fakultas Dakwah, Kaprodi setiap program studi, dan Ormawa Fakultas Dakwah. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan oleh MC formal, pembacaan Ayat suci Alqur'an, menyayikan lagu Indonesia Raya&hymne UIN Salatiga Pembacaan surat keputusan pengurus ORMAWA Fakultas Dakwah masa bakti 2026,Penandatangan berita acara pelantikan, Simbolis; Penyerahan Bendera, Sambutan sekaligus pengarahan Bapak.Roviin M.Ag, do'a dan penutup yang berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Bapak Adang Kuswaya selaku dekan Fakultas Dakwah dalam proses pelantikan berpesan bahwa kepemimpinan mahasiswa harus dijadikan laboratorium kepemimpinan dan pada dasarnya kita semua akan menjadi pemimpin, dan setiap setiap kepemimpinan akan dimintai pertanggun...

Seluruh ORMAWA Fakultas Dakwah UIN Salatiga Paparkan Program Kerja dalam Raker Perdana

*Sumber foto arsip Jarkominfo Salatiga, 07 Februari 2026 – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Dakwah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Organisasi Mahasiswa (ORMAWA). kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh pengurus untuk memaparkan dan menyepakati program kerja selama satu periode ke depan. Bertempat di Ruang Pertemuan Lt. 3 Gedung KH. Hasyim Asy'ari. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta seluruh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di lingkungan Fakultas Dakwah, mulai dari MD, KPI, TI, PI, hingga PMI. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh pimpinan sidang I, pembacaan ayat suci Al-Quran, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UIN Salatiga. Memasuki agenda inti, rapat dibagi ke dalam beberapa tahap sidang pleno: Sidang Pendahuluan: Membahas manual acara dan tata tertib. Sidang Pleno I & II: Penyampaian program kerja dari SEMA dan DEMA Fakultas Dakwah. Sidang Pleno III:...

Telah Dilaksanakan: Ramadhan Berkah dengan Tema _Tabur Berkah, Tuai Ukhuwah_ Oleh Divisi Sosial Keagamaan pada 07 Maret 2026

Maret 08, 2026  Salatiga, 08 Maret 2026 – Divisi Sosial Keagamaan HMPS Manajemen Dakwah (MD) sukses menyelenggarakan agenda Ramadhan Berkah. Acara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi melalui kegiatan Buka Bersama. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar-Rahman Kampus 3 UIN Salatiga pada Sabtu, 07 Maret 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Bapak Kaprodi Manajemen Dakwah, Bapak Sekjur Manajemen Dakwah, Pemateri, Perwakilan Demisioner, serta seluruh Pengurus HMPS MD. Acara ini juga dihadiri oleh Peserta yang terdiri dari lintas  angkatan, mulai dari angkatan 2022 hingga angkatan 2025. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh MC formal, pembacaan ayat suci Al-Quran, sambutan dari Bapak Kaprodi, Ketua umum HMPS dan Ketua panitia Ramadhan Berkah, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa. Memasuki acara inti yaitu pemaparan materi dari Pemateri yaitu Bapak Muhamma...