HMPS MD UIN SALATIGA
| Foto bersama pengurus Masjid Al Islah |
Dari hasil wawancara yang telah kami lakukan yang bertempat di masjid al islah dapat memberikan sebuah motivasi dan pelajaran berharga bagi kita semua.seperti yang sudah kita tanyakan kepada takmir masjidnya dengan pertanyaan tentang sejarah, organisasi maupun kegiatan-kegiatan yang dilakukan di masjid al aislah tersebut.
Terdapat beberapa hambatan-hambatan yang membuat kendalanya anak anak untuk mengaji seperti ketika hujan deres,sehingga mereka tidak berangkat mengaji. Sebetulnya masih bisa mengaji walaupun hujan deres dengan memakai paying atau jaz hujan tetapi karena ada anak yang rumahnya jauh di tambah dengan derasnya hujan, maka lebih memilih diam di rumah karena takut badannya demam. Dan pengajian ini biasa dilakukan pada hari minggu dan sudah berjalan sejak tahun-tahun lalu.
Kadang-kadang saat rutinan terdapat guru atau ustad yang berhalangan hadir tetapi anak-anak tetap melanjutkan ngajinya dengan guru yang lain untuk menggantikan guru yang berhalangan hadir. Dan disini tidak hanya anak-anak yang melakukan berbagai kegiatan, seperti remaja-remaji yang hadir, dan orang-orang lain yang sekiranya mempunyai waktu senggang dan berkenan hadir. Setiap rangkaian acara itu di susun oleh panitia tersendiri dan bekerja sama dengan pengurus atau takmir masjid al islah.
Para remaja juga kadang aktif juga kadang nggak karena setiap remaja di lingkungan masyarakat tersebut mempunyai keinginan masing-masing dan tidak terikat oleh kepengurusan masjid, ada juga yang masih sibuk untuk sekolah atau juga yang lainnya. Untuk remaja biasanya diikutkan untuk mengaji berzanjji yang dilaksanakan tiap minggu sekali pada malam kamis, dan itu dikhususkan hanyya untuk remaja dan untuk ibu-ibu pada malam jumatnya dan untuk lapangan biasanya dihadiri semua tokoh masyarakat.
Ketika ada rapat koordinasi untuk membahas tiap-tiap kegiatan yang mau diselenggarakan biasanya hanyya saat mau diadakan kegiatan, jadi kalau ngga ada kegiatan ya ngga diadakan rapat, dan ngga diadakan rutin atau kondisional. Keuangan masjid dikelola untuk berbagai kegiatan masjid yang ada, dan untuk zakat hanyya di kelola saat menjelang lebaran idul fitri. Dari takmir agar menjadi makmurnya masjid itu yang penting setiap waktunya banyak jamaah yang sholat itu sudah sangat bagus, dan untuk kegiatan paling diadakan ketika ada peringatan peringatan hari islam saja.
Dari pihak masjid selama pandemic covid, sholat jumat masih tetap berjalan karena pasrha hanya ibadah kepada allah walaupun pihak polisi melarang dan masih sama seperti biasanya dilakukan disela itu tentunya memakai protocol kesehatan guna mencegahnya covid. Tetapi utnuk kegiatan lainnya seperti ibu-ibu mengaji dan remaja lainnya tetap diliburkan.
Dari pihak tamir masjid memintai kita sebagai pewawancara agar menyalurkan ide supaya bisa memajukan masjid yang sudah berjalan dengan baik dam menjadi lebih baik lagi yaitu seperti membuat acara ketika hari raya atau hari lahir Indonesia dibuat perlombaan karena akan menarik perhatian anak-anak kecil untuk meramaikan masjidnya. Dan agar lebih di aktifkan lagi acara-acara kegiatan dan kepanitiaan untuk para remaja dan masyarakat sekitar.
Komentar
Posting Komentar